Ketua DWP Kemenag Kabupaten Kediri Hadiri Parenting Pendidikan Inklusif, Dorong Pemahaman Pengasuhan yang Setara
Kab. Kediri — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Hj. Nur Yayuk Faridah Fa'iz, menghadiri kegiatan Parenting Pendidikan Inklusif yang diselenggarakan pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan dan pengasuhan yang inklusif bagi setiap anak.
Kegiatan Parenting Pendidikan Inklusif juga diikuti secara daring oleh seluruh pengurus dan anggota DWP di lingkungan satuan kerja (Satker), Kantor Urusan Agama (KUA), serta RA Perwanida Kabupaten Kediri. Keterlibatan peserta secara daring memungkinkan kegiatan tersebut diikuti secara lebih luas dan menjadi ruang bersama untuk memperoleh informasi serta wawasan mengenai pendidikan inklusif.
Pendidikan inklusif menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pendidikan inklusif menjadi penting tidak hanya bagi pendidik, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar anak.
Melalui kegiatan parenting, para peserta memperoleh ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Pendekatan yang inklusif diharapkan dapat mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih terbuka, ramah, dan menghargai setiap perbedaan yang dimiliki anak.
Kehadiran Ketua DWP Kemenag Kabupaten Kediri dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan DWP terhadap penguatan pemahaman keluarga dan masyarakat mengenai pendidikan yang ramah bagi seluruh anak. Keterlibatan pengurus dan anggota DWP dari berbagai Satker, KUA, dan RA Perwanida juga menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mengenai pentingnya pendidikan inklusif.
Sinergi antara keluarga, pendidik, dan lingkungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif. Dengan pemahaman yang baik, setiap pihak diharapkan dapat berperan dalam menciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman, kesempatan berkembang, serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak.
Kegiatan Parenting Pendidikan Inklusif diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan berbagi informasi, tetapi dapat menjadi langkah untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya penerimaan dan penghargaan terhadap keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang lebih humanis dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, DWP Kemenag Kabupaten Kediri terus mendukung berbagai upaya yang memberikan manfaat bagi keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan inklusif diharapkan dapat terus diperkuat sehingga setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal.
